Jelas ia tak berkutik, di sampingnya ada aku yang memeganginya dan menempelkan pisau di pinggangnya.Sepanjang jalan Fang Fang meratap-ratap mohon belas kasihan, ia bilang aku boleh mengambil semua duitnya, perhiasan dan handphone jika ia dibiarkan pergi. Lu jangan macem-macem ya kalo masih pengin hidup! Bokep Tobrut Lalu kubayangkan kuperkosa ia, kubuat badannya dan susunya terguncang-guncang, tak peduli ia menjerit-jerit kesakitan dan meronta-ronta. Ia mendesah karena belum sepenuhnya sadar dari pingsannya. Mimpi kali dia, mana mungkin aku melepaskan gadis secantik dia tanpa di-“mainin” dulu. Bak mandinya kuisi dengan air hangat sampai penuh dan Fang Fang kubaringkan di situ. Di dalam bak mandi itu aku kembali memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya.




















