“Wah, ternyata benar toh”, balas Alex sambil tersenyum.“Jadi, hari ini kita ke mana?”, tanyaku kepada Alex, karena hari-hari sebelumnya aku diperalatnya menjadi wanita pemuas nafsu seks. Bokep Mom Ini bukan karena aku sengaja, aku demam, aku sudah membalas sms nya tapi ia tidak mau mengerti. “Aku tidak mau dia malah menyusahkanku”, cetus Alex merasa aku ini merugikannya. “HOEK”, aku seperti ingin muntah, namun tidak keluar. “Chelsea jaga mama ya, papa mau ke toko”, pesan Herman, suamiku, kepada Chelsea. “Tangkap kakinya!”, perintah salah satu pria. Mereka tidak mau lagi menyentuh wajahku yang kotor karena muntahanku, mereka hanya berfokus di vagina dan anusku. “Ayo ikut!”, kata seorang pria yang mengenakan kaca mata hitam dan berjas hitam, ia menyuruhku masuk. Tiba-tiba sms masuk lagi, ‘GUE JEMPUT SEKARANG JUGA’, aku makin takut membacanya, Alex tidak main-main, ia bisa saja ke sini dan menghancurkan keluargaku.




















