“Pesanan kami antar maksimal 10 menit ya.”“Kamu pesan minuman?” tanya dia ketika pelayan sudah pergi.“Kenapa?” aku balas bertanya.“Gak apa-apa,” dia tersenyum. “Sama orang yang cuma kamu kenal dari Fesbuk! Bokep Tobrut Menatap lurus wajah cowok yang menggenggam tanganku.“Oke saya ulang pesanannya ya: ice lemon tea satu, air mineral gak dingin satu,” pelayan mengonfirmasi pesanan kami. Bahkan dia mengaku telah beberapa kali menjadikanku fantasi seksualnya.Jujur aku tersanjung mendengar pengakuannya. “Sama orang yang cuma kamu kenal dari Fesbuk! kamu harus mau jadi pacarku….”Air mataku menetes. Dan tanganku masih di atas meja, ada dalam genggaman tangannya. Aku takut.”“Terserah kamu sayang..” jawabnya tak tahan.Aku takut untuk berhubungan seks dengannya. Cewek mana sih yang gak senang dipuji dan dipuja? Bener-bener cewek ideal banget”Huft. Hanya otot leherku yang masih bisa digerakkan, sehingga aku menggeleng untuk menolak pikiran jahatnya untuk menghamiliku.“Gimana rasanya?




















