DEWI…“assalamu’alaikum”, sapaku“Wa’alaikum salam. Tapi tenang besok kita makan-makan di tempat nongkrong biasa, sebagai tanda maaf katanya.” Ucapku pada temen-temen yang ada disitu.“Yaaahhh” sekali lagi mereka kecewa.“Dasar workaholic banget temen kita satu itu” sambung Rina. Vidio XNXX Aku memutuskan untuk langsung masuk yang memang kamar tersebut tidak dikunci olehnya sesuai pesan di WA tadi.Ku lihat ia sedang asik dengan tidurnya, aku pun tak sampai hati ingin membangunkannya. Tiba-tiba bondan datang memelukku dari belakang. Tiap malem ultah selalu kabur begini” sambungku yang mencoba mengalihkan arah pembicaraan.“You know lah wi, kenapa gue lebih seneng begini tiap kali gue ultah” jawab Bondan lirih.“Lo masih keinget ama kejadian itu ? Cuuuppppppp. Aku janji kamu juga akan mencintaiku”.“Semoga” jawab bondan datar.“Eeh kok itu kamu berdiri sih, isssh mesum. Lalu akupun duduk di samping ia tidur. Kulihat dia kaget dan mengernyitkan dahinya.“maksud gue ampe kapan lo buka hati buat cewek lain ?” Aku mencoba berkilah




















