“Ya udah tahan sebentar ya sayang mas sebentar lagi juga mau keluar.”
“Iiiiyyyaaaaaaa mmmmasss,,,”. Setelah sampai di meja makan bu fani saya arahkan untuk menungging dengan posisi seperti ini akhirnya saya mengangkat dasternya sampai sebatas pinggang dengan cepat saya pun melepas celana panjang beserta CD saya. Bokeb Jawab saya sambil mengambil dokumen yang di bawa saya dan merapihkan nya. Setelah pak rudi memperkenalkan marketing baru akhirnya saya pamit untuk melanjutkan survey. Setelah mematikan kompor bu fani mengajak saya untuk pindah ke kamar dia, tangan saya di tuntun suruh ikut setalah masuk bu fani menutup pintu kamarnya yang cukup besar karena ada lemari pakaian, spring bed king size, lemari hias serta pintu yang setelah saya tau ternyata itu kamar mandi. Ternyata bu fabi masih di dapur sedang menunggu air panas mateng, karena sudah ngerasa horni ngeliat bu fani.




















