“Yang, kamu luar biasa, meqimu peret dan nikmat sekali” pujinya sambil membelai dadaku.”Om juga hebat. Bokeb “Om, Dina nyampe om”, Aku sendiri terkejut atas teriakkan kuatku. Dia tau namaku karena semua karyawan resto termasuk aku diberi name tag. Dia menyangga punggungku dengan dadanya. Pangkal pahaku yang terendam air hangat tersenggol2 batangnya. Aku merasakan maninya yang bercampur dengan cairan meqiku mengalir keluar. Dan dengan hentakan keras serta digoyang goyangkan, tangan satunya meremas dadaku, bibirnya dahsyat menciumi leherku. Aku memang belon pernah jalan ma om om, kata temenku yang langganan om om, sensasinya beda daripada maen ma pacar, makanya karena dah gak punya pacar aku jadi pengen ngerasain juga sensai yang beda itu.Di pub kita bener2 have fun, aku gak minum alkohol, jadi si om pun gak pesen minuman beralkohol sama sekali, kami guyon ja sambil mendengarkan musik. “Om sering ya bawa abg”, tanyaku sambil tersenyum. Akhirnya aku mengelepar-gelepar.




















