Saya ambil susu grengnya dua mbak, nanti kalau bagus saya tambah lagi lain kali,”
aku memotong bicara mereka yang semakin ngawur.“Nah gitu dong Mas, biar istri Mas senang kalau suaminya greng,” Wati kembali bercanda.“Duh.. Bokep Asia Sedangkan Wati,
bernasib sama. Silahkan masuk yuk, saya basuh muka
sebentar ya,” kupersilahkan mereka masuk dan aku kekamar mandi membasuh mukaku.Sore itu Maya dan Wati tidak lagi menggunakan seragam SPG, mereka pakai casual. Setelah basuh muka, aku menemani mereka
duduk di ruang tamu.“Wah ternyata Mas Andy ini Kerja di Farmasi ya, boleh dong kapan-kapan kita di jelasin masalah obat
Mas?” Maya buka bicara saat aku duduk bersama mereka.“Tentu boleh, kapan Mbak mau datang aja kesini,” jawabku.Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan. Sekedar coba Mas, siapa tahu Mas jadi
pingin beli lebih banyak?” Maya menawarkanku setelah obrolan kami semakin akrab.Belum sempat kujawab dia sudah bangkit dan menanyakan dimana letak dapur, ia pun menyeduhkan secangkir
susu greng




















