Udah gitu mainnya cepet banget. Bokep Rusia Pak Robert jahat..” kata Santi merengut manja.“Besok khan masih ada sayang” hiburku.“Tapi janji besok datang ya..” rengeknya lagi saat keluar dari mobilku.“OK so pasti deh.. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil, sehingga akupun pamitan ke belakang.Setelah dari toilet, aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarga. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku” kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu.Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang. Entah siapa namanya itu.Merekapun menyuguhkan makan malam. Santi nanggung nih.”Akupun tertawa geli mendengarnya.“Kok ketawa sih Pak Robert.. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. Memang kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya, ukurannya jauh berbeda. Susan menyambut kami dengan ramah.“Ini perkenalkan suami saya”Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri.




















