tak tampak lagi kepiluan di matanya. Selanjutnya aku sendiri bingung menceritakannya
seingatku, badannya memelukku dengan erat tangannya memegang kedua pantatku kedua tanganku disuruhnya memeluk erat punggungnya lalu ia menyuruhku memejamkan mata lalu kepalanya turun menempel dileher kiriku mukanya tenggelam dibantal kuturuti semua pesannya katanya : “nurut aku ya nov, kamu diem aja, kalo gak bisa nahan ikutin naluri aja, jangan mikirin apa-apa, jangan pake teori……” sekarang diem dan nikmatin aja…..” gitu kira-kira instruksi singkat yang kudengar lamat-lamat…. Bokep Jilbab/Hijab wajahnya memang manis, Noni masih kalah karena yang ini lebih dewasa face-nya. Dari arah pintu masuk aku berjalan perlahan dengan pandangan mata hampir tak berkedip ke arah receptionist itu.




















