Aku hitung, semua yang bekerja di rumah ini ada tujuh orang. Setelah aku perbaiki, mobil itu akhirnya bisa hidup kembali. Bokep Mama Aku pernah diikat, dicambuk dan di dera hingga kulit tubuhku terkoyak. “Terus, tujuannya mau kemana?” tanyanya lagi.“Cari kerja”, sahutku tetap polos. Tiga atau empat hari lagi, aku pasti sudah tidak sanggup lagi bertahan. Dan membiarkannya tergeletak di lantai.Mataku seketika jadi nanar dan berkunang-kunang. Dan terus menekan pinggulku dengan kakinya hingga batang kebanggaanku melesak masuk dan terbenam ke dalam telaga hangat yang menjanjikan berjuta-juta kenikmnatan itu. “Malam ini kau tidur di sini bersamaku.”
“Eh, oh..?!”Belum lagi aku bisa mengeluarkan kata-kata lebih banyak, Nyonya Wulandari sudah menyumpal mulutku dengan pagutan bibirnya yang indah dan hangat menggairahkan. Rumah yang besar dan megah penuh kemewahan ini ternyata hanya sebuah neraka bagiku.Aku memang ingin lari, tapi belum punya kesempatan. Keputusasaan mulai menghinggapi diriku. Dia menggigiti dada serta bahuku.










