Oiya, aku laper, sekalian aku bikinin mi instan ya?” Tanyaku “Aku bantuin deh, mas” Katanya. Bokeb Beberapa jam kemudian sampailah aku di gang rumahku. Akupun mulai kewalahan menutupi batangku yang mulai berdiri.Selesai masak, kami sepakat makan di ruang keluarga sambil menonton tivi. sehingga bukan melepasnya, tapi aku mendorongnya merebah, dan menindihnya. Tertutup jaketpun buah dadanya masih begitu membentuk. Di umurnya yang belasan, tubuhnya terbilang ranum. Ini tentu saja membuatku semakin kelimpungan menyembunyikan batangku yang semakin bersemangat. Mi hangat, hujan deras, dan gadis cantik…benar-benar liburan sempurna, pikirku. Mi hangat, hujan deras, dan gadis cantik…benar-benar liburan sempurna, pikirku. Rumahku, rumah pak Jono di belakang rumahku dan rumah pak Rahman di samping rumahku.Hujan turun semakin deras saat aku buka gerbang rumahku dan melihat Dian, anak gadis tertua pak Rahman duduk sendirian di depan rumahnya.




















