Dedi tak mau kalah, ia menerjangkan penisnya melesak ke dalam rongga tenggorokanku. “Gila kamu yah? Film Porno Aku cuma bisa menggeleng gelengkan kepala, dan aku mencari baju seragam sekolahku dan memakainya. Bagaimanapun jijiknya, rasa terangsang mulai merambati tubuhku. Perlu apa juga aku menyebarkan kepada teman teman tentang aib yang dilakukan Vera? Memang penis Dedi tak sebesar penis Pandu, tapi cukup untuk memaksaku menderita dalam kenikmatan ini.Aku mulai menggeliat dilanda kenikmatan ini, dan perlahan aku mendesah.“Sssh… oooh”, aku makin keras mendesah.Vaginaku serasa akan meledak dipompa habis habisan oleh Dedi, dan akhirnya aku orgasme di ronde kedua ini.“Nggghhhh.. Tepat sebelum masuk ke toilet, aku menghentikan langkah.“Jen, kamu dengar nggak? Aku mulai mencoba memperhatikan Vera. Entah apa lagi yang kelak terjadi, mungkin Pandu dan Dedi akan mencari kesempatan untuk memperkosaku lagi.Aku mencoba bangkit dari sofa ini, dan mengambil tissue di atas meja.




















