Aku merasakan lipatan vertikal. Kami berdua menjadi duduk berdempetan. Bokep Tante masih terlelap. Aku meremas, memilin, mengelus tanpa henti. Tapi aku tidak mau mengambil resiko terdengar. Mohon maaf bahwa ada kerusakan teknis yang menyebabkan lampu tidur tidak dapat menyala,” kata kenek bus itu mengagetkan aku.“huuuuu,” para penumpang menyahut serentak. Langgananku selama 2 tahun terakhir.“Mbak, Sumber Alam yang Bisnis belum datang ya?” tanyaku kepada seorang petugas loket. Aku tidak tahan ……Sekarang posisiku berubah. Sungguh, ibu itu mempunyai dada yang sempurna. Aku kembali menggesekkan kakiku, menunggu responsnya. Penasaran. Naik turun. Uh, begitu romantis. Ya iyalah. Tangan kiriku yang tadi dilipat mulai bergerak ke arah dadanya. Aah, seorang wanita. Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu.




















