Dia memulai dengan menciumi perutku, menjilati buah dadaku, mencari bibirku. Kami tidak berhenti mengobrol tentang segalanya. Vidio Sex Hingga suatu saat dia meminta lebih dariku.Sore itu aku mampir ke tempat tinggalnya. Hanya bermodal undangan di email yang kuterima 2 hari sebelumnya aku datang dan ikut bergabung. Aku hanya membutuhkan dukungan dan rasa cinta untuk bisa bertahan hidup. Aku terhempas di kehidupanku yang lalu, tetesan air mata semakin beralasan. Sambil menuang susu di gelas aku menyalakan radio. Dia lugas, jujur, konyol, bawel, dan tidak tahu malu. “Kemaren Arry coba bikin bakwan jagung, kan Nana pernah cerita kalo suka makan bakwan jagung? Baru datang ke Jerman?”
Aku hanya menjawab dengan senyum simpul. Hari itu hari valentine, di mana biasanya insan memadu cinta, menyingkirkan duka dan dendam. Dia menggendong tubuhku dan meletakkan di atas ranjangnya. Dia pun sedikit malu setelah mengetahui bahwa aku sudah 2 tahun lebih tua.




















