Kesempatan bagiku untuk kabur dan rumah neraka ini. Bokep Barat Saat melihat buku tabungan, aku tersenyum sendiri. Dan entah mendapat pertolongan dari mana, aku menemukan juga penyakitnya. Bahkan aku ke luar lewat jendela.Malam itu aku berhasil melarikan diri dari rumah Nyonya Wulandari. Entah kenapa aku jadi merasa kasihan. Betapa tidak, ternyata Nyonya Wulandari tidak pernah puas kalau hanya satu atau dua kali bertempur dalam semalam. Sehigga tubuhnya tetap ramping, padat dan berisi. Saya cuma menolong saja. Dan aku semakin tidak tahan dengan perlakuannya yang semakin liar dan brutal. Tapi lama-kelamaan, aku mulai dihinggapi perasaan takut. Meskipun kondisi tubuhku dijaga, dan menu makanankupun terjamin gizinya, tapi batinku semakin tersiksa.




















