Tania sudah tak lagi mempedulikan keras erangan suaranya. Putingnya yang merah kecoklatan terlihat mencuat keatas, sangat kontras dengan warna putih buih-buih sabun yang menempel di sekelilingnya. Bokeb Tetapi tubuh Tania seperti dibakar api, dan ia terkejut sendiri ketika tak sengaja tangannya menyentuh selangkangannya. Ketika ujung gagang telephone telah diangkat ke telinganya terdengar suara lelaki yang sudah sangat diakrabinya.“Halo Nia, ini Mas..”, aku menyapanya.“Halo Mas, ini lagi di mana..”, ujar Nia dengan nada gembira yang sengaja disembunyikannya.“Lagi di rumah dong.., Nia sudah mau bobo’ yaa..?”, tanyaku lagi.“Ahh.. Seakan ada air bah bergemuruh di dalam diriku, membawa jutaan partikel-partikel nikmat yang membuat mataku terpejam.




















