Selain suka rokok, katanya dia
juga suka minuman keras. Bokep Tante Keesokan harinya, Mas Zani
mengajakku pergi makan dan jalan-
jalan di mall. Mas Zani dan Yeyen
tersenyum geli pertama kali
melihatku, mungkin mereka
menganggap tingkahku di dalam
kamar tadi lucu, lalu Mas Zani
bertanya. “Sial!” gerutu Mas Zani. Sementara
tangannya meraba-raba payudara
Yeyen yang aduhai, “Hmhmhhm..,
Hmhmhmh..” Mereka berdua terus
mendesah keenakan. Lalu setelah mobil diparkir, kami
bertiga masuk ke tempat kosnya dan
langsung masuk kamarnya. Di
rumah ini ada Mas Zani yang
umurnya 22 tahun, adiknya (cewek,
masih SMU), sepupunya (cewek
sudah sekitar 23 tahun), dan tentu
saja kedua orang tua mereka. Waktu ada kesempatan, aku tanya
pada Mas Zani soal Yeyen. Ternyata sepupu Mas Zani, “Mobilnya
mau dibawa papanya lho..”, katanya. Lalu aku berkata, “Ah tidak usah
dech, aku di sini saja, lagi tidak mood
ngobrol sama orang-orang itu.




















