“Tadi dia sudah makan kenyang tuh,” sindir ibu. “Hus… jangan pikirkan itu. Bokep Mom Gantia kami mandi di pancuran itu. Sakit,” katanya. Ibu berusaha agar gigibnya tidak mengenai kontolku. Bagaimana ibu memperhatikan ibu dan memperlakukan ayah, begitu pula Suti terhadapku. “Mas..” katanya. Aku menjulurkan lidahku. Kita harus cepat ke darat. Aku tahu, SUti sudah lemas. Aku setuju. Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka. Kami pun agak lega juga.Aku dan adikku Sutinah, menyusul ayah dengan naik sepeda. Aku minta dia menikmatinya. “Ya enggak tau. “Maaaasssss….ohhhh….”
Aku terus ememeluknya dengan kuat dan membelai-belai kepalanya. Suti ikut membantu membersihkan ikan sembilang dan kepiting disimpan untuk besok pagi di jual. Ibu menjaganya di rumah. Cukup utuk lauk makan kami malam ini dan untuk bekal besok subuh.“Bagaiamana? Aku menceritakan pada ibui, setiap minggu pagi dan minggu sore atau kalau SUti tidak latihan pramuka dan kalau ibu berhalangan. Bu ne ikut membantu ya?” katanya menyeret tanganku.




















