Aku mengulanginya lagi dan dia menjawab”Iya! Bokep Arab aku keluuaaar lagiiiii..Aku menurunkan kecepatanku, tapi tiba2 dia bangun dan memintaku untuk di posisi bawah, dia segera menaikiku dan mulai bergerak naik turun. Aku melakukan semua itu dengan tetap melayani ciuman Nana yang makin lama makin ganas, sampai kadang aku agak gelagapan susah napas dibuatnya.Aku melepaskan diri dari ciumannya dan menuntunnya untuk naik ke tempat tidur. Aku tanya lagi”Kenapa nangis Na..?” akhirnya dia minta maaf padaku sampai terjadi ML denganku. ah.. bagimana kalo ke Nine Ball Café..? aku lagi BT banget, main bilyard yuk ntar malem..?” kataku dengan mata menyelidik untuk melihat response darinya.Dia tidak menjawab, diam saja dan bahkan seperti pura2 tidak mendengar ajakku sama sekali. Segera terurailah rambutnya yang sebahu itu dan aku sampai agak tertegun.”Na, kamu cantik sekali..” kataku.Dia hanya membalasnya dengan senyum. Dia minta padaku untuk berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama ini.Cukup sekali dan




















