Namun tak berdaya, dadanya yang kencang yang terbungkus bra hitam berendanya mencuat keluar.“Jangannnn! Bokep Montok Diman sekarang berusaha menurunkan celana panjang ungu Rida. Kemudian mulai mengaduk aduk vagina gadis itu. Mereka menyeringai.“Eh Pak, kok sudah dikunci? bener-bener kenangan indah, Yuk..”, ujar Warto sambil membuka pintu belakang.Tak lama kemudian 3 orang satpam lain masuk.“Ayo, sekarang giliran kalian!”, Rida terkejut melihat ke-3 satpam bertubuh kekar itu.Ia akan diperkosa bergiliran semalaman. Diam-diam mereka sering mengintipnya ketika ke kamar mandi. Sebelum Rida tersadar, kedua tangannya telah dicekal ke belakang oleh mereka.“Aah! Setiap kali akan pingsan, seseorang akan menampar wajahnya hingga ia kembali tersadar.“Ini kan teller di bank depan?”Mereka tertawa-tawa sambil terus memperkosa Rida dengan berbagai posisi. Memaksa Rida membuka mulutnya. Matanya basah, air mata mengalir di pipinya.“Sret!”, Rida tersentak ketika celana dalamnya telah ditarik robek.Menyusul branya ditarik dengan kasar. Ia tersentak menyadari tubuhnya masih dalam keadaan telanjang bulat dan terikat tak berdaya.




















