Aku mau keluar…aahh…sssshhhh…’
Mendengar racauanku, santi tambah semangat dan tambah cepat dalam mengulum k0ntolku, sehingga akhirnya ‘aaaaahhhhh……santiiii….’Kutembakkan peluruku didalam mulut santi dan ada sekitar 8 tembakan bersarang disarang. tanyaku sambil melihat dia
‘saya santi pak’
‘kalo aku budi’ jawabku sambil berjalan ke kasir dan membayar sandal yang aku beli.Setelah itu aku pamit sama dia dan kembali ke hotel sambil membawa hasil
belanjaanku malam itu. Bokeb Aku ciumin terus leher samping dan telinganya, sambil tanganku tetap memeluk dan mengusap-usap perutnya dari belakang. Perkawinan kami sudah 3 tahun dan berjalan lancar2 aja semuanya. Jadi jumlahnya dua. dan setelah yakin gak ada mani yang tersisa, Santipun melepaskan k0ntolku yang sudah tidak sekeras tadi.‘sann…enak banget sedotan kamu, aku jadi kalah neh. ‘iya pak, saya asli lampung’ jawabnya lagi‘rumahnya jauh dari sini?’ tanyaku lagi, krn setelah diliat2, neh anak lama2 lumayan juga neh buat nemenin aku di hotel hehehehehe‘gak terlalu jauh kok pak, sekitar 20 menit




















