Ayahku kembali melihat fotoku di laptop. Lalu dengn suara agak berbisik aku katakan: papa, gede banget pa…” lalu dia berkata: “Pegang aja, kalau mau pegang.” Ngga ah..nanti kalau Lia terangsang gimana?” sssssssssstttt….jangan keras-keras ngomongnya, nanti ibumu dengar” jawab papaku berbisik sambil menaruh jari di mulutnya. Bokep China heee^^. Haaah..!! Namaku Lia. Aku mulai naik ke atas ayahku, lalu memegang kelaminnya dan mengarahkannya ke lubang vaginaku. Lalu dia meneruskan: “mana Laptopmu, ambil ke sini”. Aku merasa seperti aku sedang sukses dalam satu hal. Tetapi tidak memasukan cairannya di vaginaku. Waktu malam, papaku kembali dari tempat kerja, dia tidak menyapa aku seperti yang biasa dia lakukan. Aku pergi ke ruang tamu dan duduk di kursi yang agak berjauhan dari tempat papaku duduk. Kali ini ayahku benar-benar ganas. Aku melihat, foto itu terlihat sangat jelas, memekku yang berbulu tipis, belahannya sedikit terbuka,dan payudaraku yang besar dan menonjol seperti dua bukit kecil




















