Pikirku dalam hati.Terus terang, hasrat kelelakianku makin kuat. Hari itu Ibu Silvy yang kukenal ketika pertama kali presentasi sangat berbeda. Film Porno “Dia sudah resign, persis satu minggu yang lalu”. Kira-kira 3 menit ruangan itu hening.Terus terang aku semakin grogi dibuatnya. Bibir mereka saling berpagut, kemudian lidah Cinthya menjalar ke leher hingga payudara Silvy. Kontan aku menyambutnya. You’re really good honey..”. Namun tidak kulakukan.. “Oo.. Ri.. AARGHH..!”, teriakku, seiring dengan keluarnya sperma, menyemprot muka mereka berdua silih berganti.Cinthya dan Silvy menjilati leleran spermaku di mukanya, sesekali mereka juga saling menjilat. Gerakan pantatku maju mundur dengan irama yang makin cepat. Hampir loncat dari kursi aku mendengarnya dan berteriak hore.. ah.. Kalau aku Ryo Saeba (City Hunter) tentunya aku telah dibuatnya mimisan.Tamu Ibu Silvy terlihat keluar dari ruangan Ibu Silvy. Ibu Silvy melihat proposalku sambil sesekali melirik padaku.




















