“Tenang,” bisiknya. Bokep India Jangan dulu…aahhkk…”
“Shiitt !!” erangku memaki, lalu melepaskan tubuhku dari pelukannya. Jalanan tampak lengang. Tapi kerutan di alisnya menghilang, saat lengannya terulur ke arahku. Mungkin aku sedang bermimpi, saat kudengar ia bersenandung seolah menidurkanku. Indra Lesmana? Namun bukannya langsung pulang, di jalan ia memintaku untuk berhenti di Dunkin’s. Lembut. Kurasa aku terlalu emosionil.”
“Tak apa-apa,” balasku tersenyum. Setidaknya cukup untuk menghabiskan sore sambil membaca novel.”
Ia bangkit berdiri dan melangkah menghampiri stereo-set di celah rak buku. “Yah, lumayan. Kubalikkan tubuhku dengan kesal, lalu melangkah kembali ke sofa. Mungkin aku sedang bermimpi, saat kudengar ia bersenandung seolah menidurkanku. Ia melepaskan tangannya. Tak berapa lama kemudian, alunan instrumental Oriega mengalun. Aku bukan anak kecil, ucapku dalam hati, aku orang dewasa.










