Semua tamu saling berbincang dibarengi dengan tertawa tak terkecuali Pak Budi.Pukul 20.30 para tamu tak terkecuali saya dan Pak Budi balik ke kamar masing-masing. “Iya Pak saya juga ingin beristirahat dulu”.Kami pun berhenti di Pom tersebut. Bokep Cina Aku sempat risih, tapi entah kenapa aku ingin sekali memanjakannya karena dia telah baik kepadaku.“Bapak liatin payudara saya terus, kenapa Pak? “Loh Yuli, ada apa Yul?” tanyanya sambil mengucek mata. “Silahkan Yul, jangan sungkan,anggap saja ini rasa terimakasih saya karena pekerjaanmu yang memuaskan” pujinya. Ketika aku mulai memberanikan diri untuk tidur dikamarku sendirian, entah kenapa rasanya aku lebih nyaman kalau tidur di kamar Pak Budi. Tak ada yang makanan special di tempat tersebut.




















