Pak Fahri yang bangkit duluan menawarkan minuman pada gadis itu.“Mau minum apa Non? Vidio Sex Daging yang tersisa ia sayat hingga habis dan ia letakkan di wadah lain. Senyum pria itu makin lebar melihat reaksi sang gadis, jari telunjuknya menyusul masuk ke dalam liang vagina Jill. Mendengar sanjungan pria itu, Jill tersenyum simpul dan berterima kasih atas pujian itu.“Maaf permisi sebentar Non Jill, saya mau tutup warung dulu, ini udah waktunya” Pak Fahri permisi setelah melihat jam menunjukkan pukul tiga lebih seperempat.“Ooh sorry, sepertinya saya harus cepat-cepat menghabiskan makanan saya” kata Jill.“Ga…ga apa-apa Non makan santai aja dulu, lagian ini hujannya besar sekali, tunggu aja dulu di sini, kalau hujannya udah berhenti baru pergi”“Okay kalau begitu, saya tunggu”Pak Fahri pun menutup warungnya, ia menarik pintu lipat dari papan kayu itu lalu mencantelkan gembok tanpa menguncinya.“oh ya, Pak..istri bapak dimana?” tanya Jill setelah menghabiskan suapan terakhirnya.“sudah meninggal lama Non”“oh




















