Hampir sepanjang acara kami saling berpelukan, membagi cium, dan belaian. Bokep SMA Bagas masih rajin menelponku, dan aku pun selalu menunggu telepon darinya.Tetapi aku tidak mau menaruh banyak harapanku kepada dia. Sesekali kami saling berciuman. Mereka sangat menyenangkan dan senang bercanda.Waktu berakhir terlalu cepat, sampai tiba waktunya untuk kembali di hotel. Berat rasa hati mendengar semuanya itu.Kalau waktu bisa berhenti berputar, membiarkan aku bersama Bagas tetap bersama. Aku pun membuka pintu itu dan Bagas sudah berdiri di depan pintu.Di lobby sudah menunggu 2 teman Bagas lainnya. Tangannya masih di pinggangku dan aku pun berdiri di sampingnya sekedar untuk bisa bersandar di dadanya. Sementara aku belum selesai berpakaian. Tapi aku takut untuk jatuh cinta lagi.Hampir pukul satu malam, Bagas mengajak untuk pulang. Sesekali ada orang lain yang menyapa Bagas, sedangkan karena aku orang baru maka aku tidak mengenal seorang pun.Diselingi musik kami pun sedikit menari di tempat yang cukup










