Vina kembali mersakan, ia tak bisa menggerakan tubuhnya. Bokep Mama tak menemukan jawaban , Vina pun terlelap tidur. dan setiap hal itu terjadi Vina hanya bisa menangis, selain takut , ia menangis karena seolah ada sebuah pergumulan emosi dalam pikirannya antara membiarkan kejadian dulu terulang dan menolaknya. Vina mencoba meronta dan merapatkan kakinya , namun untuk hal itu ia masih tak mampu. mahluk itu menunjuk satu jalan yg harus dilewati Vina. mahluk itu tersenyum mendengar erangan keluar dari mulut Vina, dari matanya terlihat jika nafsu mahluk ini semakin tinggi. Vina kemudian menatap cermin sambil menikmati apa yg dia lakukan, mengamati wajahnya sendiri yg sedang menikmati sebuah sensasi, saat tiba tiba ia melihat ada bayangan orang lain di cermin itu. ia baru saja belajar bagaimana cara memperoleh kenikmatan sendiri, dengan memainkan puting dan vaginanya. sebagaian pikiran Vina menginginkan hal ini berlanjut ,sementara sdikit kesadarannya ingin semua ini berhenti.




















