Disana kulihat sebaris nomber hp. Bokep JAV Bahkan saat dia ada dirumahkupun aku masih sms dia. “Eh teteh, boleh.” Jawab nya terlihat sedikit kaget mendengar todonganku, lalu dia mengotak atik hp nya lalu menyerahkan padaku. Aku merasa baru dengar suara itu. Terdengar pula nafas Budi ikut menjadi cepat. “Makasih ya.” Kataku sambil berlalu dan masuk kerumah lalu ke kamarku.Gilak, aku seneng banget dapet no hp nya. Tapi lama kelamaan aku makin terbiasa dengan kehadiran mereka. Aku tetap malas keluar kamar. Lalu dengan terlihat dingin, laki-laki itupun menatapku balik. Yang tidur dirumahku. Emm, mungkin dia bukan anak broken home juga. Ughhhh aku mendesah pelan. Aku bilang aja jangan macem-macem ke teteh, karna teteh yang punya ini rumah.













