Om, nakal” sahutnya sambil tersenyum.Sabtu sore itu kami diberi kesempatan untuk pulang mengengok keluarga masing-masing. Bokep Family Win, terus Win, teruuss.. Aku pulang sendiri, Winny dijemput oleh pacarnya, yang ternyata juga tidak begitu ganteng.“Selamat jalan, ya, hati-hati” kataku sambil mengulurkan tanganku untuk bersalaman.Winny pun menjawab “Terimakasih, Om, ini kenalkan, pacarku”.Aku pun terus bersalaman dan berkenalan dengan pacarnya.“Sigit” katanya singkat.“Yanto” jawabku singkat pula.“Senang ya punya pacar cantik, kok diajak pulang sore ini, mengapa tak nginap di sini aja berdua, sekaligus bermalam minggu di sini. nggak usah ribut, nanti pada menengok dan melihat ke sini semua” bisikku di telinganya. Kami pun tidak akan tahu seandainya disekeliling lokasi itu ada yang melihat baik sengaja mengintip atau tidak sengaja melewati daerah itu.Permainan terus berlanjut diudara terbuka itu. tanyanya.“Ya dingin sahutku pula, gimana? Perusahaan di tempat saya bekerja pada awalnya adalah penyedia jasa yang bergerak di bidang bimbingan belajar di Kota Y.Namun seiring










