Pada saat itu aku tak bisa berbisa apa-apa. Mungkin pendapatmu benar juga ya, Sis. Bokeb Ranjang itu bersepreikan kain sutera halus mengkilat dan berwarna merah muda dan dihiasi dengan aneka ragam bunga surgawi.“Hai Yasir, sekarang kita telah resmi menjadi suami istri.”“Ya, Aku telah resmi menjadi suamimu.”“Kalau begitu ayolah tunggu apalagi?”Kemudian aku mendekati Aamarani dan duduk berhadapan diatas ranjang pengantin. Lalu dengan gerakan perlahan aku menggerakkan pantat naik turun teratur, dan Asmarani membantu dengan menggoyangkan pantatnya. Lalu apa hubungannya denganmu?” tanyaku.“Karena akulah ikan itu.”Aku sangat terkejut mendengar pengakuannya.“Bagaimana ceritanya engkau menjadi seekor ikan?”“Pada intinya begini, suatu saat iblis pengusa laut Cina Selatan ingin merampas daerah kekusaanku. Soalnya seumur-umur aku belum pernah melihat ada ikan bisa berkedip-kedip bahkan menangis.”“Sebaiknya taruh saja ikan itu di laut, Yas. Akhirnya kami tiba di kamar pengantin dan Asmarani mengunci pintu kamar.Aku berdecak kagum atas keindahan dan kemewahan kamar pengantin itu.




















