Aku jawab, “Lumayan, Pak”.Lalu dia berdiri dari duduknya, “Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Bokep Cina Laki-laki dan perempuan semua senang bergaul denganku. Aku segera ke kamarnya dan kuambil lagi majalah porno yang tergeletak di atas tempat tidurnya.Begitu tiba di dalam kamar, Pak Freddy bertanya lagi, “Betul kamu tidak malu?”, aku hanya menggelengkan kepala saja. Dia tersenyum, “Saya kost di sini. Gambar-gambarnya bukan main. Majalah segera kulemparkan ke atas tempat tidurnya dan aku segera keluar dengan berkata tergagap-gagap, “Ti..ti..tidak, eh, eng..ggak ngapa-ngapain, kok, Pak. Pernah Pak Freddy menawarkan padaku untuk mengawiniku bila aku sudah selesai kuliah nanti, tetapi aku belum pernah menjawab. Tidak disangka-sangka suara Pak Freddy tiba-tiba terdengar di belakangku, “Lho!!




















