Aku ambil cepatkunci mobilnya sambil kubawa pergi ke mobilku. Jadiii.. XNXX Bokep kkkaalliiaan???”Huaaaaa pintu kelas kebukaaa.. Tanganku meremas payudara kanannya dan putingkirinya kuhisap dengan kuat. Nggak ngilerrr weee..!” kata Lis sewot.Pukul18.00. Kayanya bapak juga bakalan mau cobain dua cewekku itu. Sengaja memang kubuat dia makinpenasaran dengan memperlambat seluruh proses penetrasiku.“Feel the art, feel the beauty, feel it slowly my dear…”
“Iyaann,pleasee.. Jijik Ren! Emang mau nganterin apa?”
“Enak aja..! Kelasku kan nggak di luar kota..”
“Yah.., biar deket tapi ntar kalo-kalo ada yang tubruk kamu selaen aku..?”
“Hahaha..bisa aja kamu Yan, di kampus nih yang punya predikat tukang tubruk tuhcuman kamu tahu..!” katan si ‘Allien’ sambil meninggalkanku yang masihsaja ketawa-ketawa. “Chie tega kamu Chie..!”
Pikirankuwaktu itu harus berputar cepat untuk mengatasi masalah ini. Turun, lalukutendang ban Estilo sablengku itu. udah tahu semua Yan..”
“Tahu apaan..?”
“Itu.. iya udah sana!” usir Ida sambilterusin baca comicnya.Aku lari balik ke kelas untuk ngambil tas danbuku Irene yang ketinggalan.




















