Aku segera menghidupkan TV dan menontonnya. Bokep Thailand tapi mirip sapi!” kataku mencoba mengalihkan perhatiannya. Sekembalinya aku dari kamar mandi, aku terkejut ketika kudapati Aryo ada di dalam kamarku yang tadi lupa kukunci karena aku terburu-buru ke kamar mandi.“Eh, Mas Deni, kok filmnya begini sih? “Duduk sini, Aryo”, kataku sambil menarik tangannya. Ngg.. Sepertinya dia menikmati filmnya, pikirku. Aku dan Aryo mengantarnya hingga ke Stasiun Tugu. Aku terdiam sesaat. “Iya nih, kok ada brondong nyasar”, timpal DJ. Sesekali dia menyentuh kemaluannya. “Ayolah Mas”, pintanya. Aryo mengerang keras ketika kupijat perlahan kemaluannya. Aryo tidak menghiraukanku. Reza sedang duduk-duduk sambil membaca majalah. “Nggak kok Mas Den, nggak pa-pa”, jawabnya sambil menunduk.




















