wajah mudanya tampak tak berdaya… beberapa jenak kemudian aku bangkit dan mencabut meriamku yang belum selesai bertempur… aku lihat Ditha setengah tertidur… aku hampiri dia dan aku belai rambutnya yang acak menutup sebagian wajahnya… ” Dit… ” panggilku perlahan… Tidak menyahut dia… tapi tangannya merangkul ke tengkukku… sambil bermalas-malasan…. hhhhhhehhhhh…. XNXX Jepang ahhhh…… aaaaahhhhhhhhh……. ”
” Betul, kamu yang ada janji dengan Bang Andi ya ? Aku yang sudah dari tadi konak… meriamku sudah mengacung posisi jam 11 demikian juga dengan Andi… ” Kok kalian sama sich… sudah pada siap tempur semua… kita mo diapain… kok anunya sudah kaya’ gitu ? ” Kalo mo pegang silahkan… mumpung masih baru… yang ini dijamin halal… ” kataku. ” Sini kamu saya ukur dulu… sambil nunggu temen kamu ngisi form ” AKu mulai melingkarkan meteran kain di dadanya sambil menepatkan angka aku coba baca… ” 92 Cm ” lalu aku tulis di




















