Padahal aku tidak ke rumah siapasiapa. Aku tak peduli. Bokep Twitter aku langsung saja memotongnya. Semua itu tentu saja di luar sepengetahuan ibu. Pak Herman menekan tubuhku dengan tubuhnya yang besar dan berat. Ada perasaan malu dan takut. Entah bagaimana awalnya namun yang aku tahu lelaki itu sudah menindih tubuhku dengan tanpa busana. Gairah itu begitu memuncak dan menggebugebu itu datang secara tibatiba menyerang seluruh tubuhku.Samarsamar kulihat wajah Pak Herman menyeringai di atasku. Aku segera mandi dan membersihkan diri serta berdandan dengan cepat.Kuambil barang dagangan yang tercecer di lantai dan segera pulang. Ayahku sudah sekitar 3 tahun meninggal dunia, meninggalkan ibu dan anakanak, aku dan adikku Charles yang masih kecil. Entah bagaimana, aku pasrah saja dan bahkan begitu mendambakan sentuhan seorang lelaki. begitu kata ibu. Tidak apaapa kok Bu, Pak Herman kan orang baik, duda lagi. Aku larikan motorku keluar kota dan memarkirnya di tambak yang sepi.




















