“Kamu selama ini tidur siang cuma pura-pura yaa..?!” selidikku.“Ach.. “Sudahlah.. Bokep Arab “Saya tidak mau punya mantu yang cocok jadi Ayahnya anak saya..” katanya lagi.“Jadi mau Bapak gimana..?” tanyaku. Enak.. “Bapak sayang nggak sama Mia..?” tanyanya. Mia melihat hal tersebut langsung menyambut kemaluan saya dengan kuluman dengan penuh kemenangan, dikocoknya kemaluan saya dengan cepat. “Gugurkan gimana..?!” cecarku lagi.“Pakai obat apa kek..!” serunya lagi. Anak-anak baru pada bangun dan langsung mencari Saya yang sedang membaca koran sambil minum kopi yang dibuatkan oleh si Mia diteras.“Celamat pagi Papa..” ucap Mereka. Nggak.. Nggak tahaan..” desahnya panjang sambil memelukku erat.Melihat hal itu saya masih santai memompa dengan perlahan-lahan agar Mia penasaran.“Ayo.. Posisi kami sudah 69, kulepaskan cdnya dan kusibakkan dasternya.




















