Aku lihat wajah Evi sudah berseri-seri kembali, tidak seperti kemarin malam. Tiba-tiba Evi teriak, meminta sopir untuk menepikan mobilnya. Bokep Tante Akhirnya kami memisahkan diri dari keramaian. Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Meskipun suaranya engga bagus-bagus amat, tapi cukup menghibur lah apalagi katanya khusus dinyanyikan untuk aku.Setelah selesai menyanyikan lagu itu, Evi langsung menarikku ke luar..Kami memisahkan diri dari rombongan memilih lokasi di anak tangga bungalow diujung taman yang kebetulan sepi. Semua pria pasti langsung jatuh hati pada Tia bila melihatmya. Sebut saja namaku Dewi. Akupun lupa dengan ajakan Tia untuk menikmati aroma terapi bersama. Detak jantungku mulai kencang.Bergemuruh. Aku pun menyadarinya. Aku geser posisi dudukku mendekati Evi.




















