Bagaimana dia bisa ada di kamarku? Kamu ini lucu sekali.. Bokep Cina Haah..” Marissa mengambil nafas. Tapi hari makin hari mungkin Marissa merasakan sayang dariku meski segalanya berawal dari sebuah penculikan.Namun aku bisa rasakan bahwa dia mulai mencintaiku. Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya.Dua hari sudah aku menyekap Marissa di rumahku. “Ooh.. “Bentar.. Bentaarr..” lalu aku buka lakbannya. Matanya akhirnya aku tutup dengan lakban sebagaimana aku menyumbat mulutnya. Lama telah aku pelajari bahwa di akhir bulan Marissa biasanya pulang jam 23.00 dan mengendarai taxi.Aku telah memarkirkan Mitsubishi Kudaku 10 meter sebelum kantornya.. Hemm langsung aku pindahkan ke dalam sebuah koper besar yang sudah kusiapkan dibagasi.Lalu meluncurlah Kudaku menuju apartemant. Di kamar itu sudah aku siapkan kamera ccTV yang sangat kecil terpasang tepat menyoroti tempat tidur sehingga aku dengan mudah memonitor keberadaannya dari kamar tidurku.Malam itu aku membiarkan Marissa ‘menikmati’ keberadaannya




















