Adikku sudah amat matang untuk dinikmati. Bokeb Apakah dia anakku atau ponakanku?Pikiran seperti itu semakin membuatku birahi. Ibu-ibu penjual rokok dengan payudara ekstra besar membuat perhatianku tertuju padanya. Dia tampak biasa saja, namun tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut endah.Aku mempersiapkan diri dan langsung pamit.“Mas jalan dulu” kataku sambil menutup pintu tanpa menunggu jawaban.***Tiga bulan setelah ini aku mendapat pesan dari endah bahwa dia sudah mengandung. Cukup besar untuk seorang wanita yang belum mempunyai anak.“Di depan?” Katanya menawarkan untuk aku yang membawa motornya.“Nggak usah” aku langsung naik keatas motor tepat di belakangnya.Sepanjang perjalanan aku semakin uring-uringan. Sambil menyalakan sebatang rokok.




















