Sudah tak bisa ia tahan, sudah cukup ia di siksa.“Rysh!” panggil Luzia dengan suara parau, ia sudah berteriak sangat banyak hari ini, tenggorokannya terasa sakit.Entah sudah berapa lama ia terpasung, Rysh yang ia nantikan belum juga kembali dan membuatnya sangat kesal. Rysh belum juga kembali dan Lunax pergi entah kemana. Vidio Sex Suara erangan Luzia terdengar begitu lirih, menggoda dan menjadi semangat untuk Rysh melakukan lebih. Beberapa menit, Rysh kini menutup matanya dengan kain hitam. Ia merasa puas saat cairan hangat itu membasahi jarinya. Zizi, walau Tuan White sangat membencimu, tetapi dia juga tak ingin seorang anak tak berguna merusak namanya.” Rysh terkekeh, ia terlihat sangat berbeda setelah kembali.Luzia kembali berusaha melepaskan tangannya, ia sampai meringis namun masih tidak berhasil.




















