Kita sedang di ruang serbaguna apartemenku. Vidio Sex Aku dan Budi tertawa melihatnya. Dan itu, entah Budi sadar atau tidak, benar- benar secara tidak langsung mengiyakan Edwin. Tapi tidak lama. “Sehari… okay, dua hari…” Aku menggenggam kedua lututnya, bangun, dan bergegas menggagahinya. Timo menarik lepas kaus Budi dan kembali menciumnya. Tengah malamnya baru Timo terbangun. Timo lalu menarikku ke tengah ranjang, membaringkanku di sana. Dan kemudian aku berganti mencium Timo. Budi di kamar. “Oh, kenapa ngga—” dan belum selesai aku berbicara, Edwin melanjutkan dengan, “Tapi ribet nanti kalo dia ngajak pacaran, duh duh”. Dan tentunya mereka tidak tahu Budi punya hubungan darah denganku— harapku, setidaknya. Timo menggantikan Budi. Aku dan Budi saat itu sedang duduk di sofa menonton acara di televisi.




















