Enaakk..” bisiknya perlahan.Saya juga tidak mau kalah, maka saya menghujam lebih dahsyat lagi dan menekan semakin dalam kemaluan saya agar bisa mencapai puncaknya.“Miaa.. (Saya yakin Mia tidak tidur, tetapi pura-pura tidur)Saya pergi kekamar mandi untuk membersihkan cairan kenikmatan si Mia yang bercampur darah segar keperawanannya. Bokep India Beberapa menit kemudian Mia mengerang.“Pakk.. Sayyaa.. Setengah jam kemudian kami kumpul diruang tamu dan Orangtua Mia mengutarakan kedatangannya untuk menjemput si Mia.“Bu.. Apa boleh buat, saya hanya pasrah” kataku singkat.“Saya hanya minta ongkos Rp. Tidur siang dulu Pak..” serunya kepadaku. Jadi saya sudah hafal benar kekuatannya dalam memacu birahi ini, apalagi kalau Mia habis melakukan kerja berat maka akan lebih cepat mencapai puncaknya.Lima menit kemudian Mia mengerang panjang sambil menjambak rambut saya untuk meraih bibir saya untuk dilumatnya.“Aduuh.. “Terus nyebelinnya kenapa..?” tanyaku lagi.“Habis pagi-pagi Mia kena semprot juga, padahal Mia nggak punya salahkan..” Belanya.




















