Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Erik dari sebelah pintu yang sedikit terbuka. Bokep India Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok. “Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? “Ahh..!!” nafasku makin memburu.Tiba-tiba Erik berhenti dan melihatku sambil tersenyum misterius. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. “Ahh..”
Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius.




















