bisa terbang kaya burung..!” pintaku sambil tertawa pelan.Karena Ika sudah kesal dan lelah, Ika menjawab, “Apa sih Kamu Bie..? Bokep Mama Akhirnya aku dapat melihat mereka dari atas, karena kamar WC di sekolahku pada waktu itu tembok pembaginya tidak tertutup sampai dengan atas langit, sehingga aku dapat melihat mereka berempat. Habis ngebuat su.., sumur yah..?”Langsung dijawab dengan enteng oleh perwakilan mereka bertiga, yaitu Asep, “Iya Bie, enak tahu kalo ngegali sumur tersebut dengan rame–rame..!””Ohh gitu yah..?” jawabku dengan tersenyum karena tahu apa yang mereka perbuat tadi. Akhirnya aku masuk ke kamar WC, secara perlahan–lahan kubuka pintu kamar WC yang bersampingan dengan kamar WC yang mereka masuki, sehingga percakapan dan perbuatan mereka dapat terdengar dengan jelas olehku.”Hai Tun, Sep, siapa yang akan duluan..?” tanya Iwan kepada mereka.Dijawab dengan serentak dari mulut Ika seorang cewek, dia menjawab dengan nada menantang, “Ayo.., siapa saja yang akan duluan.




















