aku mau.. Bokep Thailand biarkan Ibu istirahat dulu,” pintanya.Aku tidak memperdulikan permintaannya, kubalik tubuh telentangnya, tubuh Ibu Maya tengkurap kini.“Jangan.. Ya aku hanya bisa pasrah, mau tidak mau aku harus menceritakan semua yang terjadi antara aku dengan Ibu mertuaku agar rahasiaku tetap aman.“Kring..” , kuangkat telepon di meja kerjaku.“Gimana? Yah dari pada nunggu besok mendingan kamu selesaikan sebentar di rumah Ibu OK?”Aku hanya diam saja, pikiranku benar-benar kacau saat itu, sampai sampai aku tidak tahu kalau aku sudah sampai dirumah Ibu Maya.“Ayo masuk..” ajak Ibu mia.Aku sungguh terkagum kagum melihat rumah bos ku yang sangat besar dan megah. Kucumbu kembali Ibu Maya kujilati teteknya, kumasukan lagi dua jariku kedalam memek nya yang sudah sangat basah.“Ampun.. , nikmat sekali.”Kuangkat kepala Ibu Maya, kamipun berciuman dengan liarnya, kupeluk tubuh gendut bosku.“Bu..




















