Kami cukup lama bermain lidah. Tapi aku belum bisa pastikan, sebab siapa tahu rumah kostku itu masih kosong. Bokep Mom Bagaimana denganmu?” bisikku merapatkan bibirku ke telinganya agar ucapanku tidak kedengaran orang yang ada di belakangku. Kami masuk dalam keadaan gelap karena filmnya sudah mulai main, namun masih banyak tempat kosong di bagian depan sehingga kami bisa duduk berdampingan. Kita lihat aja nanti” jawabku. Bahkan karena orangtuaku belum mengizinkan aku main pacar-pacaran ketika itu, sehingga mereka berusaha memisahkan aku dengan pacarku itu, terutama ketika kami bersamaan tamat. Setelah ia melangkah dan bolak balik seolah gelisah menungguku, akupun segera masuk ke rumah dengan memberi salam, lalu ia jawab sambil tersenyum manis padaku.“Aduh, Kak Aidit dari mana ini?




















