“Beliin kue ya pa”, pesan Chelsea kepada papanya. Bokep Thailand Setelah minum obat, aku pun terlelap di kasur yang sudah dibersihkan oleh dokter tua itu. ***
Mereka tanpa pedulikan keadaan aku, para pria itu malah berbaris menjauh, mereka ada di belakang pria yang mengenjot vaginaku, mereka berantrian rapi di sana. Ia lalu membelai pipiku, “Cantik banget…”, ia terus memandangi wajahku. Aku terasa mual, ada satu pria yang tidak tahan dan kemudian berejakulasi di mulutku, pria itu meminta aku menelan semua sperma yang masuk ke dalam mulutku. Aku menjadi takut dengan ancamannya, sepertinya dia tidak main-main, apalagi kemarin-kemarin dia sudah berani menculik Chelsea.***Ku bangkit dan berpakaian yang rapi, mencoba melangkah walau pun sedikit lemah. “Beliin kue ya pa”, pesan Chelsea kepada papanya. “Oh, sudah bangun?..”, tanya dokter yang juga terbangun. “Wah, ternyata benar toh”, balas Alex sambil tersenyum.“Jadi, hari ini kita ke mana?”, tanyaku kepada Alex, karena hari-hari sebelumnya aku




















