Gesper ikat pinggangnya yang sedari tadi perih menggesek perutku masuk agenda pertama untuk dilucuti.Usai melucuti gesper, aku segera membuka kancing jeans Yenny sambil tetap menciumi lehernya. Terburu-buru aku segera balas sms Yenny dan kemudian berganti baju, karena kebetulan baju yang kupakai malam itu adalah baju untuk kuliah sore hari tadi.Singkat cerita aku udah lihat mobil Yennydan segera menghampiri mobil tersebut. Bokeb kalimat Yenny itu rasanya benaran bikin legaaa. Tak cukup itu saja aku juga masih membisikkan kalimat mesra ke telinga gadis ini,“aku selalu merindukanmu every single day after you broke my heart, dear, and i always always love you”.Dengan mulutnya yang masih mendesah keras dia melingkarkan kedua tangannya ke leherku sambil manggut-manggut menahan segala sensasi sentuhan jariku. Aku Yennylagi,“sayang, ke kaliurang aja yuuk… aku benaran kangen sama kamuu, kangen aromamu…”Tiba-tiba Yenny langsung melingkarkan tangannya dan bergantung manja di leherku.“aku juga kangenn banget sama kamu, pengen naikin tubuhmu




















