Aku sudah berharap adegan itu segera terjadi. Bokep Ojol Diam-diam kuambil sepeda motor dan langsung kabur menuju lokasi sekolahku.Aku dan kelompok teman-temanku memang sangat akrab dengan Bu Lastri. Entah timbul dari mana keberanianku itu.Ucapanku membuat Pak Ilham terbungkam. Pikirku membathin.Untung lokasi sekolah relatif jauh dengan pemukiman penduduk. Kamu mau kan?” kata Pak Ilham membujuk.Jengkel karena dituduh mau mencuri, aku diam tetapi tidak mengiyakan.Hanya kupandangi wajah Pak Ilham yg kembali berkeringat dengan sinis. Tangannya juga mulai beraksi. Setelah memarkir motor di tempat yg kuanggap aman, kudekati pintu belakang. Membersihkan air mani Pak Ilham yg mengotori vaginanya.Pemandangan itu sedikit mengobati kekecewaanku. Tapi apa mungkin pintunya tidak dikunci bila Bu Lastri sudah di dlm rumah? Setelah kutemukan lubang cukup besar yg memungkinkan mengintip ke dlm, aku langsung mengintipnya.Dugaanku tidak meleset.




















